Wisatawan sepi ojol jadi pilihan
Labuan bajo,3 oktober 2020
Pandemi yang melanda dunia dan tak terkecuali indonesua kini semakin parah setiap hari muncul kasus baru yang positive pun kembali bertamba hampir setiap hari nya.Dan ini membuat pertumbuhan pariwisata di indonesia menurun jumlah kunjungan wisatawan mancanegarapun melemah dan berdampak bagi kami yang di bergelut di bidang pariwisata.
Jika sebelumnya corona hidup kami aman-aman saja sekarang makin hari makin bingung mau kerja ap.
Tidak ada pilihan lain untuk bertahan hidup di kondisi saat ini salah satunya menjadi ojol atau ojek online.Jika di pariwisata kami mendapatkan ratusan ribu perharinya sekarang mencari 100,000 aja susah,nunggu orderan masuk pun kadang sampai berjam jam,belum lagi kalau ketemu sama orderan fiktif,atau sudah order terus tiba-tiba hilang dan terpaksa kita kehilangan uang kita.
Tetapi ada sisi positive yang kami ambil dari kerjaan ini,jika sebelumnya waktu handle tamu dan dapat tips cuman 50.000 itu anggap sepeleh sekali coba skarang dapat tip yang cuman 5000 aja senang,ya maklum aja kondisi dulu sama sekarang begitu jauh berbeda.
"Semangat buat teman guide yang beralih ke ojol semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita bisa kembali aktivitas seperti dulu lagi"
Komentar