SAKITNYA TU DISINI( by sary)
SAKITNYA TUH DISINI
Pada hari jumat saya dan teman-teman saya pergi kerumah laras untuk mengadakan kerja kelompok bersama, yang jarak rumahnya cukup jauh dari lokasi kampus. Setelah usai kerja kelompok , safira mengantarkan saya menggunakan sepeda motornya menuju ke arah kampus tempat yang biasa saya menunggu angkutan kota atau sering disebut dengan sebutan (ANGKOT).
Ditengah perjalanan tiba-tiba minyak sepeda motor sapira habis,kebetulan tempat yang kami lewati sangat sepi dan jarang sekali kendaraan lewat.Kami bingung harus minta pertolongan kepada siapa,akhirnya kuberanikan diri untuk mencari pertolongan.
Tiba-tiba ku melihat ada seorang pria yang matanya sangat seram dan wajahnya dipenuhi dengan bekas sayatan benda tajam.Kumencoba meminta pertolongan kepadanya.Ia pun dengan senang hati membatu kami dan pada saat itu juga, langit berubah menjadi gelap seperti hujan mau turun,dan benar hujan pun turun. teman saya kemudian mengenakan jacket yang setiap hari ia bawa.
Ketika pria tersebut melihat bahwa diriku tidak mengenakan jacket ,pria yang saya anggap seram itu kemudian membuka tas nya lalu memberikan jacketnya kepadaku.
Terimakasih iya atas pertolongannya.terimakasih juga buat jacketnya jawabku dengan datar.Keesokan harinya ku tak sengaja bertemu dengan pria yang aku sebut menyeramkan itu.ternyata saya dan dirinya menunggu angkot yang sama.
Oh iya kemarin kita belum kenalan.namaku alexis,kalau kamu?namaku brains… kemudian pria tersebut tertawa ketika mendengar namaku.
Hm…iya namaku seperti nama pria.sebenrnya namaku adalah astuti (jawabku dengan tertawa)akan tetapi pada waktu itu ibu ku tidak setuju terhadap nama yang diberikan nenekku kepadaku.Pada waktu itu ketika ibu ku melahirkan diriku Dr.Brains lah yang menangani ibu ku, dari situlah terjadinya namaku.
Singkat cerita kami sudah mengenal satu sama lain.ternyata dia orangnya humoris dan asyik diajak berbicara.sepanjang perjalanan dia membuatku tertawa,jarang sekali orang yang bisa membuatku tertawa,karena ku adalah tipe wanita pendiam.
Oh iya ternyata dia juga kuliah di universitas quality medan jurusan matematika yang dimana ruang kelas nya tidak berjauhan dengan ruang kelasku..
Alex…. maaf iya jacket kamu belum kering.Tidak apa apa brains sambil melempar senyuman ke arahku.Akhirnya ku sampai di tempat kost ku,Ku langsung mengambil jacket alex dan ku berbaring sambil memeluk jacket yang diberikannya itu.Seolah olah ku sedang berada didekatnya. Sepertinya ku jatuh cinta terhadap pria yang aku anggap menyeramkan itu.tanpa sengaja ku tertidur dan ku lupa untuk mengerjakan tugas statistika.
Keesokan paginya ku langsung memasukan jacket nya ke dalam tas ku, dan segera bersiap siap untuk pergi ke kampus.ku pakai parfum besrta lipstik yang berwana merah muda.
Setelah sampai dikampus pelajaran pun mulai berlangsung akan tetapi pikiran ku selalu tertuju terhadap alexis.pelajaran pun berakhir, ku langsung memasukkan pulpun dan buku ke dalam tas.lalu ku menuju tempat dimana alexis selalu menunggu ANGKOT.
Waktu menunjukan pukul 16.00 WIB.sudah 1 jam ku menunggu kedatangannya. Tapi kenapa alex belum muncul muncul juga grutuku dalam hati.akan tetapi ku masih saja menunggunya.hingga akhirnya hari semangkin sore.waktu pun menunjukkan pukul 18.00.
Ku sudah lelah menunngunya akan tetapi dia tak kunjung datang. Ku pun pun akhirnya pulang ke tempat kost.ketika ku menaiki ANGKOT seorang pria menyapaku .
Hi brains…kita berjumpa lagi.ternyata pria itu adalah alexis.ku melihatnya duduk disamping wanita yang berwajah cantik,berkulit putih serta berambut lurus dengan lengkungan di ujung rambutnya.perkenalkan ini pacarku namanya fonesya,hi ku brains sambil mengulurkan tangan.
Disaat itu hatiku hancur berkeping-keping ketika melihatnya bersama dengan wanita lain
(SAKITNYA TUH DI SINI)
THE END
BY SARI ANDRIANI BANGUN
Komentar